Selasa, 20 Desember 2011

7 CIRI HATI YANG BENAR DIHADAPAN TUHAN


Hati adalah pusat kedirian manusia. Kalau manusia hatinya baik, maka baiklah seluruh hidupnya. Sebaliknya kalau manusia hatinya jahat,jahatlah seluruh hidupnya. Oleh sebab itu tidak salah kalau amsal mengatakan agar kita menjaga hati kita dengan segala kewaspadaan karena dari sanalah terpancar  kehidupan.
Nah, kali ini kita akan melihat 7 ciri/tanda dari hati yang benar di hadapan Tuhan.

7 CIRI HATI YANG BENAR DIHADAPAN TUHAN
1.Hati yang benar adalah hati yang baru – Yeh.36:26
Yang dimaksud hati yang baru disini bukan hati dari bayi yang baru lahir, melainkan hati yang telah diperbaharui. Dibaharui oleh siapa ? Dibaharui oleh Kristus. Hati yang telah dibaharui memiliki ciri :
(a)    Sudah bertobat
Bertobat artinya berbalik 180 derajat.
Itu berarti berbalik dari hidup lama yang jahat kepada hidup baru yang kudus – 2 Kor.5:17

(b)   Suka dekat kepada Allah
Seseorang yang sudah dibaharui hatinya pasti suka dekat dengan Allah. Ia suka berdoa, memuji  dan menyembah Tuhan serta merenungkan FirmanNya.

(c)     Suka berbuat baik
Orang yang hatinya sudah dibaharui hatinya aka seperti hati Kristus, yaitu suka menolong orang dan berbuat baik. Alkitab sering mencatat, ketika Yesus melihat penderitaan orang lain, maka dikatakan :”Hatinya tergerak oleh belas kasihan.” – Mat.9:3 ; 14:14 ; 15:32 dsb.

2.Hati yang benar adalah hati yang patah dan remuk – Maz.51:17
Apa artinya hati yang patah dan remuk ?
(a)    Hati yang remuk dari kesombongan
Yang dimaksud sombong menurut kamus arti kata.com : menghargai diri secara berlebihan; congkak; pongah
Jadi orang yang sombong adalah orang yang menghargai dirinya secara berlebihan (over).
Sementara itu orang yang hatinya remuk adalah orang yang menghargai diri secara wajar dan lebih bersandar pada kemurahan Tuhan.

(b)   Hati yang patah dari pembenaran diri sendiri
Orang yang suka membenarkan diri adalah orag yag tidak mau mengakui esalahan dan dosanya. Ia selalu merasa benar. Ini adalah tipe orang yang keras kepala.
Sementara orang yang hatinya sudah patah dari pembenaran diri akan selalu minta dibenarkan oleh Tuhan, karena merasa tidak sanggup membenarkan dirinya sendiri.

(c)     Hati yang remuk dari rasa berpuas diri
Berpuas diri disini berarti merasa puas dengan dirinya sendiri sehingga merasa tidak membutuhkan Tuhan atau orang lain.

3.Hati yang benar adalah hati yang hanya percaya kepada Kristus untuk masalah keselamatan – Rm.10:10
Pada dasarnya ada 2 pandangan besar tentang bagaimana manusia bisa selamat :
(a)    Manusia bisa selamat karena melakukan perbuatan baik
Pandangan ini dianut oleh agama-agama non kristen. Mereka berangapan kalau amal ibadahnya bisa lebih banyak dari dosanya mereka akan selamat.

(b)   Manusia bisa selamat karena anugerah Allah
Padangan ini menegaskan bahwa dengan kesalehannya sendiri manusia tidak akan pernah mampu memenuhi standar Allah. Hanya oleh kasih karunia Allah sajalah manusia bisa selamat!

4.Hati yang benar adalah hati yang suci – Mat.5:8
Kata suci dalam mat.5:8 berasal dari bahasa Yunani  katharoi yang berarti : bebas dari campuran/tidak bernoda. Jadi orang yang hatinya bersih memiliki ciri :
(a)     Bebas dari pengaruh  kejahatan dunia
Hati yang suci berarti keadaan hati yang terpelihara dari pengaruh kejahatan dunia. Hati yang terpelihara dari segala perasaan negatif seperti dendam, kepahitan, cemburu, iri, tidak mengampuni, mengingini hal-hal yang bukan bagiannya dan lain sebagainya.

(b)   Menyukai kesucian
Hati yang suci juga berarti hati yang menyukai hal-hal yang suci dan menjauhi hal-hal yang najis/berdosa!

5.Hati yang benar adalah hati yang berdoa – Rm.8:15
Hati yang benar adalah ati yang mempunyai kerinduan kepada Bapa. Orang yang hatinya benar pasti suka berdoa. Ia berdoa karena :
(a)     Percaya kepada Bapa
Orang yang hatinya benar berdoa karena percaya bahwa Bapa di sorga selalu memberikan yang baik, bukan yang  buruk – Mat.7:9-11

(b)   Ingin membangun keakraban dengan Bapa
Ini yang paling penting. Orang yang htinya benar akan selalu mencari persekutuan yang akrab dengan Bapa sorgawi.

6.Hati yang benar adalah hati yang merasakan konflik dalam dirinya – Gal.5:17
Konflik di dalam hati itu adalah hal yang wajar, karena kita hidup di dunia yang jahat.
Jadi, selalu terjadi tarik menarik antara kekuatan baik (roh) dan jahat (daging).
Yang paling sering kita beri “makan”, dialah yang akan menang.

7.Hati yang benar adalah hati yang tulus ikhlas – Ibr.10:22
Apa artinya tulus ikhlas ?
(a)    Tidak ada kepalsuan
      Artinya : apa adanya, tidak ada “udang dibalik batu” dalam tindakannya.

(b)   Tidak munafik
      Artinya : apa yang diucapkan dengan yang dilakukan sama!

Menyimpulkan apa yang telah dibahas di depan : Tuhan ingin kita memiliki hati yang benar, sebab hanya dengan hati yang benar, kita bisa hidup dengan benar dimata Tuhan!

0 komentar:

Posting Komentar