Rabu, 01 Mei 2013

PRIBADI YANG LEMAH LEMBUT



Manusia secara naluriah ingin menjadi orang yang kuat, berkuasa dan tidak mau direndahkan.
Frederick Nietzsche, seorang filsuf ateis pernah menyarankan agar manusia menjadi seorang “ubermens (bahasa jerman untuk superman) yang tidak perlu tergantung kepada siapapun termasuk kepada Tuhan.
Namun Yesus menasehati agar kita menjadi pribadi yang lemah lembut. Mari kita perdalam apa artinya menjadi lemah lembut.

APA YANG BUKAN LEMAH LEMBUT ?
Sebelum mendefinisikan lemah lembut kita lihat dulu apa yang nampaknya mirip dengan kelembutan tapi sebenarnya bukan kelembutan.
1.Lemah lembut bukan berarti lemah
Orang yang lemah lembut akan berbicara dengan sopan dan tidak kasar tapi ia tetap berpegang teguh dalam prinsip. Contoh : Yesus ketika memergoki perempuan yang kedapatan berjinah. Ia berkata dengan lembut,” pergilah.” Tapi ia berpesan dengan tegas “Dan jangan berbuat dosa lagi.”

2.Lemah lembut bukan lemah gemulai
Lemah lembut bukan berarti lemah gemulai seperti orang Jawa. Lemah lembut berarti lembut  tetapi kuat. Contoh : Daud , dikatakan wajahya kemerah-merahan (tidak sangar), tapi dia pemberani.

3.Lemah lembut bukan plin-plan
Lemah lembut juga bukan plin-plan. Kalau plin-plan berarti tidak punya pendirian. Orang yang plin-plan sering berubah-ubah keyakinannya, sementara orang yang lemah lembut tidak demikian.

ARTI DARI LEMAH LEMBUT
Lemah lembut berasal dari kata Yunani Praus yang berarti : Kelembutan, kerendahan hati, perhatian, tidak kasar. Pada zaman Yesus kata Praus dipakai untuk berbagai hal :
1. Kata Praus digunakan untuk menggambarkan “obat “ yang menenangkan
Seorang pasien yang sedang bergulat dengan demam diberikan obat oleh dokter untuk menenangkan (Praus) dia dan agar dia segera bisa tidur.

2.Kata Praus digunakan untuk menggambarkan angin yang sepoi-sepoi
Jadi, kalau orang habis kepanasan kemudian tersentuh semilirnya angin sepoi-sepoi ia akan terasa segar (dingin).

3. Kata Praus digunakan untuk menggambarkan perangai kuda yang sudah dijinakkan
Seekor kuda harus dijinakkan dulu agar ia bisa dipakai untuk membantu pekerjaan di sawah atau ladang pada waktu itu.

4 ELEMEN ORANG YANG LEMAH LEMBUT
1.Kepribadiannya lembut
Orang yang lemah lembut adalah orang yang kepribadiannya sudah di ubah oleh Tuhan sehingga menjadi lembut hati. Contohnya adalah Yakobus dan Yohanes . Mereka tadinya berangasan/temperamental (pernah minta api dari langit turun ke Samaria – Luk.9:54 )
Ada 3 ciri orang yang lemah lembut hatinya :
(a) Orang yang lemah lembut , memiliki pribadi yang rela untuk menderita.
Contoh Tuhan Yesus, yang mengalami banyak peristiwa ketidak adilan, Dia di jual, ditangkap. Yesus dipermalukan,dianiaya, dicemooh. Yesus dicambuk, diperlakukan dengan tidak adil oleh orang Farisi,Yahudi dan orang Romawi.
Meskipum demikian, Yesus tetap lemah lembut seperti apa yang dikatakan dalam Lukas 23 :34 “ Ya Bapa ampunilah mereka ... karena mereka tidak tahu yang mereka perbuat....”.

(b). Orang yang lemah lembut memiliki pribadi yang terbuka terhadap teguran Tuhan
Orang yang lemah lembut menerima kebenaran sebagai kebenaran, tidak berdalih, tidak menyalahkan orang, tetapi terbuka terhadap teguran firman Tuhan.
Daud adalah contohnya, dalam 2 samuel 12 : 5-10, ketika Dia ditegur oleh Nabi Nathan dalam peristiwa Betsyeba dan Uria.
Respon Daud adalah terbuka dan menerima, sadar dan bertobat. Oleh sebab itu Tuhan sangat berkenan kepada Daud. Hati yang lembut bagaikan tanah yang subur, ditaburi benih pasti akan berbuah.

(c). Orang yang lemah lembut memiliki pribadi yang mudah dibentuk.
Setiap peristiwa dan kejadian yang kita alami oleh si Penjunan dipakai untuk membentuk kita agar sesuai dengan rancangan dan rencana Nya (Yer. 18 : 4-6)
Contoh Yusuf, Dia menyadari pembentukan TUHAN yang telah terjadi dalam perjalanan hidupnya. (Kej 45:5). Kelemah lembutan merupakan hal penting yang menjadikan kita mengerti dan dapat menerima “Pembentukan TUHAN”.

2.Cara pandangnya lembut (Fil.2:4)
Orang yang lemah lembut memiliki cara pandang yang unik terhadap orang lain.
(a). Orang yang lemah lembut berusaha memahami orang lain (2 Pet.1:7)
Kelemah lembutan berarti juga kemampuan untuk berempati, yaitu kemampuan untuk melihat sesuatu dari sudut pandang orang lain. Empati ini sangat kita butuhkan. Empati ini akan membuat kita terbiasa melihat sesuatu dari sisi yang lain.
Empati akan membuat kita bisa cepat memisahkan orang dan masalahnya; empati akan mendorong kita untuk lebih melihat bagaimana menyelesaikan masalah ketimbang bagaimana menyerang orang.

(b). Orang lembut tidak menuntut  (Yakobus 4:1-2; 3:16)
Orang yang lembut tidak pernah menuntut atau memaksa seseorang. Kalau ia meminta sesuatu, ia melakukannya secara persuasive (membujuk), bukan koersif (memaksa)

3.Kata-katanya lembut (Ef. 4:29; Yak. 3:6,8)
Orang yang lemah lembut berkata-kata dengan lembut, tidak kasar. Ada beberapa manfaat berkata lembut :
(a) Meredakan amarah
Kalau kita berbicara lembut kepada orang yang sedang marah, maka otomatis marahnya akan reda.

(b) Menenangkan anak
Tim peneliti Amerika menemukan bahwa kata-kata lembut dari seorang ibu dapat meredakan ketegangan fisik anaknya dan mengurangi tingkat hormon stres yang dikeluarkan oleh tubuh anak. Artikel yang diterbitkan jurnal Royal Society Inggris menyatakan bahwa suara ibu yang berasal dari telepon juga sama efektifnya dengan pelukan dalam mengurangi ketegangan anak.

4.Responnya pro- aktif (Ams. 16:32; 15:4)
Orang yang lembut responnya terhadap situasi adalah pro aktif. Misalnya kalau dia disakiti. Ada 3 tanggapan yang bisa di lakukan :
(a) Sikap pasif
Orang yang pasif hanya diam saja ketika disakiti. Ini mirip batu atau gedebok pisang yang diam saja ketika diperlakukan semaunya.

(b) Sikap Reaktif
Orang  yang reaktif akan merespon sesuai yang dialaminya. Misalnya kalau digampar, ia akan balas menggampar. Ini mirip respon binatang yang balas menggigit kalau digigit.

(c) Sikap Pro-aktif
Orang yang pro aktif merespon positif apa yang dialaminya. Kalau dia disakiti, ia tidak membalas menyakiti tapi malahan mendoakan atau mengampuni orang yang menyakitinya.
Ini adalah respon orang yang lemah lebut!

Kesimpulannya, Tuhan ingin kita menjdi pribadi yang lemah lembut. Kenapa demikian ? Karena Tuhan kita juga adalah pribadi yang lemah lembut!

3 komentar:

  1. mnantap....contoh orang yang lemah lembut selain Yesus : Musa

    BalasHapus
  2. sangat di berkati, terimakasih pak

    BalasHapus
  3. sangat di berkati, terimakasih pak

    BalasHapus