Selasa, 24 Januari 2012

RAHASIA HIDUP BAHAGIA DAN SEJAHTERA


Hidup yang Tuhan rencanakan untuk kita adalah hidup yang bahagia dan sejahtera. Ini adalah hidup yang memuaskan lahir maupun batin.
(a)  Bahagia artinya : Puas, senang , gembira, penuh sukacita.
(b)                        Sejahtera artinya : berkecukupan kebutuhan lahir maupun batin, jasmani rohani!

Nah, kali ini kita akan mempelajari bagaimana caranya agar memiliki hidup yang demikian!

RAHASIA MEMILIKI HIDUP YANG BAHAGIA DAN SEJAHTERA
1.Milikilah pendekatan yang positif terhadap hidup – Fil.4:4
Hidup ini akan terlihat sebagaimana “kacamata” (cara pandang) yang kita pakai untuk melihatnya. Ada 2 “kacamata” yang biasanya digunakan orang untuk melihat kehidupan
(1)                        Kacamata gelap
Kalau kita memakai kacamata gelap untuk melihat hidup, maka segala sesuatu yang terjadi dalam hidup ini akan terlihat suram, kusam dan tidak membahagiakan.
Ketika hujan turun orang yang memakai kacamata ini melihatnya sebagai masalah karena bisa menimbulkan banjir dan becek.

(2)                        Kacamata merah jambu
Orang yang melihat hidup dengan kacamata merah jambu, akan selalu melihat keindahan disekelilingnya.
Kalau hari hujan, ia melihatnya sebagai berkat yang tak terkira karena menumbuhkan tanaman dan udara jadi sejuk, jadi nggak perlu nyalain AC.

2.Berlakulah baik pada semua orang – Fil.4:5
Hukum sebab-akibat menjamin bahwa apa yang kita tabur pasti akan kita tuai. Nah kalau kta menabur kebaikan, maka kita pasti akan menuai kebaikan pula! Berlaku baik kepada orang lain meliputi 3 hal :
(a)             Jangan berkata kasar
Orang yang baik itu selalu berkata lemah lembut kepada orang lain. Tdak pernah berkata pedas yang membuat telinga merah. Sekalipun tidak setuju, hal itu disampaikan dengan santun, bukan membentak atau berteriak!

(b)            Jangan suka menghakimi
Orang yag baik tidak suka melihat kekurangan orang lain, sebaliknya ia melihat kebaikan yang ada pada orang lain. Nah karena selalu berusaha melihat kebaikan yang ada pada orang lain, maka ia tidak ada waktu untuk menghakimi orang lain.

(c)             Bermurah hati
Bermurah hati artinya suka memberi, tidak pelit, suka menolong orang lain.
Orang yang demikian akan selalu bahagia, karena FT menegaskan:” terlebih berkat memberi daripada menerima.” Semakin besar uang yang dibelanjakan orang untuk menolong sesama, atau dalam rangka memberi hadiah untuk orang lain, maka si dermawan tersebut akan bertambah bahagia. Demikian hasil kajian Elizabeth Dunn, pakar psikologi dari University of British Columbia, Vancouver, Kanada.

3.Belajarlah puas dengan apa yang dimiliki
Salah satu penyebab ketidakbahagiaan adalah karena kita  kurang mensyukuri apa yang kita punya, dan kemudian malah menginginkan apa yang orang lain punya!
Untuk menjadi puas dengan apa yang kita miliki ada 2 hal yang harus kita lakukan :
(a)             Jangan membandingkan diri dengan orang lain – 2 Kor.10:12
Pembandingan akan selalu menimbulkan ketidakpuasan. Rumput dihalaman tetangga selalu terlihat lebih hijau dari pada rumput dihalaman sendiri.
Dalam 2 Kor.10:12 Paulus menyebut orang yang suka membandingkan diri dengan orang lain sebagai bodoh!
Untuk mengatasi ini resepnya sederhana saja : belajarlah mengagumi tanpa mengingini.
§  Kagumilah rumah baru teman anda, tapi jangan mengingininya
§  Kagumilah mobil baru tetangga anda, tapi jangan mengingininya.dsb.

(b)            Syukurilah apa yang sudah anda miliki – Pengkh.5:19
Kalau kita bisa mensyukuri apa yang sudah kita miliki, maka kita akan menjadi puas. Ketidakpuasan selalu dipicu karena menginginkan sesutau yang belum kita miliki. Coba buatlah daftar hal-hal yang sudah anda miliki, lalu mengucap syukurlah atas hal itu :
§     Sudah punya anak - jutaan orang sedang menantikan ingin punya anak.
§     Sudah punya kendaraan (meski hanya  motor) – banyak orang masih naik kendaraan umum.
§     Sudah punya tempat berteduh (meski masih kontrak) – ribuan orang tinggal dijalanan.dsb.

4.Katakan kepada Tuhan apa yang anda butuhkan – Fil.4:6
Kita akan bahagia kalau kita mau menjadikan Tuhan sebagai teman “curhat” kita! Para Psikolog mengatakan : untuk menjadi normal, manusia minimal membutuhkan seorang sahabat yang bisa diajak curhat.
Hal itu dikuatkan oleh hasil penelitian yang dilakukan sejumlah ilmuwan dari University of Michigan (Amerika) yang menemukan, aktivitas ngobrol atau curhat akan meningkatkan kadar progesteron, suatu hormon yang diyakini dapat mengurangi kecemasan dan stres.
Kesimpulannya, curhat kepada Tuhan bisa mengakibatkan 2 hal :
(a)       Sehat secara rohani
Kita menjadi dekat dan intim dengan Tuhan.

(b)      Sehat secara psikis/mental
Beban hidup kita berkurang banyak, Kita menjadi tidak stress dan cemas.

5.Terimalah damai sejahtera Allah – Fil.4:7
Ketika kita menerima damai sejahtera Allah kita akan mengalami hidup yang senantiasa bahagia dan sejahtera. Damai sejahtera Allah itu akan memampukan kita bersukacita dan tetap tenang dalam segala situasi.
Manusia pada umumnya kebahagiaan atau sukacitanya dipengaruhi oleh 3 hal berikut ini :
(a)  Keadaan
Kalau keadaan baik kita senang, sebaliknya kalau keadaan buruk kita susah.

(b)                            Orang lain
Kalau orang lain memperlakukan kita dengan baik, kita senang. Sebaliknya kalau ita diperlakukan dengan buruk, kita susah.

(c)   Harta benda
Kalau banyak punya harta benda kita sukacita, tapi kalau nggak punya harta jadi susah.
Tapi orang yang menerima damai sejahtera Allah, akan  tetap bahagia dan sukacita dalam situasi apapun juga!

6.Pikirkan hal-hal yang baik – Fil.4:8
Kualitas hidup manusia ditentukan oleh kualitas pikirannya. Kalau seseorang senang memikirkan hal-hal yang baik, maka kualitas hidupnya akan baik. Sebaliknya, kalau seseorag suka memikirkan hal-hal yang  buruk, kualitas hidupnya akan buruk! Dari cara berpikirnya ada 3 jenis manusia :
(a)             Narrow mind  – Berpikiran sempit
Orang tipe ini suka memikirkan dan membicarakan kekurangan orang lain. Suka gossip dan ngobrol nggak karuan

(b)            Common mind  – berpikiran umum
Tipe ini suka memikirkan dn membicarakan kejadian umum sehari-hari. Misalnya : kemarin ada perampokan di bekasi ; harga telor naik; ada demo di depan istana negara dsb.

     (c )  Great mind – berpikiran besar
Tipe ini suka membicarakan ide-ide atau gagasan-gagasan yang besar dan mulia.Semua penemu dan orang besar termasuk golongan great mind ini!

7. Bergaulah dengan orang-orang yang tepat – Maz.1:1
Pergaulan kita menentukan kebahagiaan dan kesejahteraan kita.Kenapa demikian ?
(a)       Karena kita akan menjadi seperti orang-orang sepergaulan kita
Kalau kita bergaul dengan orang yang positif, otomastis kita akan jadi positif. Demikian juga sebaliknya.

(b)      Karena penelitian di Amerika menyebutkan bahwa penghasilan kita biasanya nyaris sama dengan penghasilan 5 orang kawan terdekat kita.
Jadi salah satu cara agar lebih sejahtera (diberkati), mulailah bergaulan dengan orang-orang yang sejahtera!

3 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  3. Ass Wr Wb
    Saya Ibu Jumlan Mewakili keluarga sy Menyampaikan ucapan Trm Ksh kpd PONPES AL HIDAYAH D/A PARSEAN REJOMULYO yang sudah membantu Keluarga sy, di mana saat itu kondisi ekonomi keluarga sy sangat memperihatinkan. Hutang dimana2, Rumah udah mau di sita Sm Bank, dan harta yg berharga udah habis terjual, usaha bangun dr kebangkrutan malah membuat kami semakin terpuruk dan hampir putus asa pd wkt itu Namun Allah Berkehendak Lain dan pd akhirnya kami di pertemukan Eyang SURO dan melalui perantara Eyang Suro Kami mendapatkan Petunjuk sehingga kami bs sprt ini. Hutang yg hampir 400juta sudah terbayar. Dalam waktu singkat. Usaha sy jg semakin Sukses SUBAHANNALLAH. Untuk Anda yg lg dlm mslh Ekonomi Silahkan konsultasi Dgn Eyang SURO Di 0812 4576 7849

    BalasHapus